Antara Kerajaan Karir dan Kerajaan Bisnis – Antara Ibu Bekerja dan Bekerja Dari Rumah

Hari ini saya dapat email sharing dari seorang pemilik toko online. Saya pernah beli matternity needs dari webnya. Kalo tidak dapat emailnya hari ini, saya tidak pernah menduga bahwa status dia saat menjalankan bisnis onlinenya adalah masih wanita pekerja tepatnya ibu bekerja.
Dia berbagi cerita barusan mengajukan pengunduran diri dari tempat kerjanya, sebagai sekretaris senior di perusahaan minyak dan gas. Dia gak pernah mengira harus memilih dan menentukan prioritas antara keluarga, karir, dan bisnisnya. Dia juga tidak pernah mengira kalo bisnis yang baru beberapa bulan dijalaninya memberikan pendapatan berlipat dari gajinya sekarang. Dan diapun merasa egois kalo harus mengorbankan keluarga demi aktualisasi diri dan pencapaian prestasi, mengingat penghasilan suaminya sudah sangat mencukupi. Resign dari istri dan ibu memang sesuatu yang gak mungkin. Pilihannya ya resign dari pekerjaan kantor. Toh bisnis yang ditekuninya bisa dijalankan dari rumah, tetap dekat dengan anak n keluarga. Meski si Mbak ini diberati perusahaan tempatnya bekerja n akhirnya diberi tawaran mengambil cuti beberapa bulan (iih…baik sekali ni bosnya ya?) untuk diberi kesempatan berpikir akan benar-benar resign or back to work.
Ada istilah yang bagus yang saya pelajari dari si Mbak ini bahwa kita sering mendengar istilah “kerajaan bisnis”, tapi pernahkah kita mendengar “kerajaan karir”? Hhmmm… betul juga yach?
Sayapun kembali diingatkan pada obsesi, cita-cita, atau keinginan saya menjadi WAHM, work at home mom. Ya.. meski sudah merintis kerajaan bisnis, namun saya sering tidak fokus, he..he.. Mungkin karena sikon yach.. juga karena saat ini saya merasa saya juga menyukai pekerjaan saya.
Semoga Allah meridhoi keinginan saya untuk nantinya tetap berpenghasilan namun bisa mengantar anak ke sekolah, mengambil raportnya tanpa terburu-buru balik ke kantor lagi, berkumpul dengan sesama ortu murid, ngerumpi.. eits… bukan ngerumpi, maksudnya mempromosikan bisnis sekalian. Hhm… kapan ya berhenti jadi ibu bekerja n beralih ke bekerja dari rumah. Semoga bukan mimpi kali yee….

Ikuti/suka/bagikan
RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
SHARE
LinkedIn
Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *