Khayalan, Impian dan Cita-Cita

Ada yang saya suka nih dari kata-katanya Mario Teguh Minggu malam lalu:

Cita-cita adalah impian yang bertanggal. Jika Anda telah memiliki impian, berilah tanggal bagi pencapaiannya, dan impian itu akan menjadi cita-cita.
Dan, cita-cita adalah keadaan yang dicapai melalui tangga kemampuan. Dan semua rencana Anda adalah proses untuk membangun kemampuan untuk mencapai cita-cita Anda. Tetapi berapa seringkah Anda membatalkan rencana-rencana Anda sendiri?

Kerja keras adalah tiket yang memberikan ijin kepada kita untuk berdiri dalam antrian menuju impian-impian kita.
Orang yang tidak memimpikan yang besar, akan sulit merasa berhak untuk mencapai yang besar.
Jangan bernegosiasi dengan impian Anda. Bernegosiasilah dengan apa yang harus Anda lakukan untuk mencapainya.

Dan karena kita ditugaskan untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini, pastikanlah bahwa kita memimpikan hal-hal yang besar. Karena impian-impian kecil tidak akan membuat seseorang menjadi pemimpin bagi mereka yang mimpinya besar.

Hidup ini tidak boleh sederhana. Hidup ini harus hebat, kuat, besar, luas, dan bermanfaat. Yang sederhana itu adalah sikapnya. Sehingga, jika semakin besar yang Anda inginkan, harus semakin sederhana sikap Anda.

Mimpikan diri kita menjadi pribadi yang pantas mendapatkan yang kita impikan.

He..he.. bagus yach kedengarannya? Sulit gak ya buat dipraktekkan?

Ikuti/suka/bagikan
RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
SHARE
LinkedIn
Instagram

4 thoughts on “Khayalan, Impian dan Cita-Cita”

  1. Muda kok untuk dilakukan..asalkan kita dah punya satu impian yang besar, setiap hari kita mengerahkan energi kita untuk menuju impian itu saya yakin dengan sendirinya impian tersebut akan datang kepada kita..!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *