Berpikir Sebagai Seorang Pebisnis

Bisnis yang kita jalani sekarang ini bisnis siapa kah?
Apakah bisnis upline? Bisnis downline?
Ini adalah BISNIS KITA sendiri !!
Untuk masa depan kita untuk masa depan keluarga kita.
Jangan mau menyerahkan masa depan keluarga kita kepada orang lain (upline atau downline misalnya).
Kitalah yang harus berusaha sebaik mungkin, agar bisa sukses, demi masa depan kita sendiri.

Bagi yang yang sudah pernah merasakan bonus atau performance discount. Performance discount bukanlah laba/ keuntungan bisnis. Performance discount kita adalah omzet, di mana di dalamnya terdapat biaya untuk pengeluaran-pengeluaran bisnis, seperti koneksi internet, beli pulsa, beli dan kirim-kirim katalog, biaya transport, dan juga pasang iklan atau prospecting offline.

Naah..kalau kita punya hasil bisnis, puterin lagi ya biar percepatannya dahsyat!

Untuk yang belum dapat bonus, misal masih 0 atau 3%, manfaatkan keuntungan langsung yang didapat waktu jualan untuk diputarkan lagi sebagai modal.

Jangan dipakai hura-hura dulu… puterin terus, agar bisnis kita makin maju. Dengan begitu, perkembangan bisnis kita akan lebih bagus lagi kan?.

Mbak..saya gak hura-hura kok…kan saya pakai buat keperluan keluarga saya?

Yups…betul…tapi sabar dulu yaaa…sebelum ikutan bisnis ini, mbak kan masih bisa hidup tanpa ambil uang dari Oriflame kaaan? Bersabarlah hingga 3-6 bulan untuk memutarkan modal.
Insya Allah kalau bonus sudah 1-2 jutaan, yang separonya sudah bisa untuk nambah pendapatan belanja kok…:)
Separonya lagi? Putar kembali sebagai modal.

Seorang pebisnis pasti akan melihat pasar ya, kita sudah tau belum gimana pasarnya bisnis ini?

Member Oriflame Indonesia baru 250 ribu orang, member d’BC Network baru 20 ribuan.
Sementara nih, kalau kita misalnya mau mentarget anggota Facebook wanita usia 24-35 saja deh, ada lebih dari 2 juta orang.. belum lagi melihat jumlah pemakai internet yang lebih dari 30 juta. Tambah lagi teman-teman dan saudara kita.
Naah.. gimana pasarnya? Masih ada yang takut kebanyakan saingan?

Sudahkah kita berpikir sebagai seorang pebisnis?

Ikuti/suka/bagikan
RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
SHARE
LinkedIn
Instagram

One thought on “Berpikir Sebagai Seorang Pebisnis”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *