Tips Bekerja/Berbisnis Saat Hamil

Aneh ya baca judulnya? Hehe..enggak lah… 90% group bisnis kami adalah perempuan, ibu-ibu rempong dan calon-calon ibu. Tips ini sengaja saya sharingkan karena 2-3 bulan ini banyak member bahkan leader group Amy dan group Amel yang hamil muda. Kebetulan juga saya yang pernah 3 kali hamil ini, tidak hanya mabok di 3-4 bulan pertama, tapi mual dan mabok selama 9 bulan itu, hihi… (ssst….mungkin saya sengaja dikasih mabok sepanjang hamil, morning sick yang gak cuma di pagi hari tapi bisa sepanjang hari. Soalnya kalau gak… waaah… duduk deket2 suami saja, saya bisa hamil, wkwkwkwk).

Saya dulu suka sedih, karena ada teman kerja yang menganggap hamil rewel itu dibuat-buat dan manja. Sungguh..sekuat apapun saya mengkondisikan psikologis saya dan menyenangkan hati, tetap saja mabok yang muncul….:(
Kalau banyak perempuan bilang gak bisa lupa sakitnya melahirkan, saya nambah, gak bisa lupa maboknya hamil, derajatnya lebih tinggi….:)

Hihi..jadi kelamaan cerita nih. Ini ya tipsnya. Memang bukan seperti di majalah-majalah yang menyarankan makan berkualitas, jangan pakai sepatu tinggi, banyak istirahat… Yang begitu-begitu pasti sudah tau semua kaaan?
Sharing ini dari pengalaman pribadi aja kok. Semoga bermanfaat.

Tips bekerja/berbisnis saat hamil:
1. Kenali ritme tubuh kita dan jadualkan pekerjaan pada saat kita fit
Setelah 1-2 bulan hamil, biasanya kita akan paham jam2 biologis tubuh kita. Saya langsung contohkan saja ya. Misal:
– bangun tidur sampai jam 6 pagi, mabuk berat, morning sick
– jam 6-8 pagi lumayan sehat –> sarapan, langsung lakukan pekerjaan ringan, misal yang ngantor ya persiapan ngantor, yang ibu rumah tangga beres-beres rumah.
– jam 8-9, selalu mau pingsan –> istirahat dulu, makan/ngemil/tiduran
– jam 9-11 kondisi fit –> kerjakan pekerjaan-pekerjaan penting, sesuai skala prioritas
Intinya, saat kondisi kita drop, jangan dipaksa.
Tapi saat fit, lakukan pekerjaan sebagaimana mestinya.

2. Tentukan skala prioritas
Karena sikon biologis kita berubah, kita gak bisa maksain semua pekerjaan selesai dengan sempurna. Susun skala prioritas, mana saja yang memang harus didahulukan dan mana yang bisa nanti2 dikerjakan atau bahkan dihapus.
Kalau lagi ngantor, prioritas utama kita kerjakan saat fit dan yang bisa ditunda/dikerjakan sambil jalan.
Kalau lagi jadi ibu rumah tangga, mungkin memasak untuk suami gak bisa dijadikan prioritas karena bau nasi dimasak bisa bikin mual. Namun memasak untuk si kakak yang harus bebas MSG tetap harus dikerjakan saat fit.

3.  Bagi tugas dan delegasikan pekerjaan yang bisa didelegasikan
Untuk di kantor bisa diskusi dengan teman kerja atau staf, bahkan minta pengertian atasan.
Untuk di rumah bisa bagi tugas dengan suami. Kalaupun suami super sibuk, terpaksa bisa sediakan dana buat laundry dan setrika di luar misalnya. Kalau dananya mau dipakai buat persiapan melahirkan, mungkin cukup baju kerja suami dan kita aja yang disetrika, yang lain seperti baju rumah, piyama, underwear, dilipat rapi taruh di bawah kasur/ditimpa yang berat-berat agar terlihat licin….;)

4. Kerjakan meski hanya sedikit atau ringan
Kita tetap bisa lakukan pekerjaan yang simpel/ringan namun berarti banyak kok meski mual dan mabok selagi hamil.
Misal kalau kelamaan  di depan kompi bisa mual, bagi yang ngantor bisa coret-coret agenda bikin to do list, atau mengajari teman kerja/staf agar dia bisa melakukan pekerjaan kita pada saat ditinggal cuti melahirkan nanti.
Untuk di bisnis ini, misalnya sambil tiduran bisa SMS getting started atau follow up dengan downline/prospek, cekikikan dengan upline. Sekedar say hello dan menjaga tetap terjalin komunikasi.

5.  Jaga pikiran positif dan ikhlas
Gak bisa dihindari, sebagai perempuan, kita sering bete dan marah-marah nggak karuan. Lihat rumah berantakan, pengin ngerapiin namun sikon fisik nggak mampu. Pengin dibantu suami tapi suami juga gak kalah sibuk. Kalau sudah muncul yang beginian…bawa saja alam pikiran kita untuk senang-senang. Tinggalkan sejenak perfeksionisme. Gapapa lah rumah berantakan dikit asal hamilnya tetap sehat.
Pikirkan lucunya si baby kalau dah lahir, senengnya punya anak. Kalau perlu, hang out dan nikmati me time. Gak harus shopping, facial, ke spa, ke mall, cukup makan bakso deket rumah kalau itu bisa bikin kita hepi ya lakukan saja.

Selamat menikmati kehamilan sambil tetap eksis di pekerjaan dan bisnis….:)

Ikuti/suka/bagikan
RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
SHARE
LinkedIn
Instagram

2 thoughts on “Tips Bekerja/Berbisnis Saat Hamil”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *