Takut Menentukan Target?

Sering dengar kalimat ini? Duh Mbak, saya gak berani menentukan target. Atau… Malu aah..musti sharing impian ke group, saya gak mau pamer. Saya bukan orang yang suka crita-critain diri saya sendiri aah.

Dears…..mengapa kita tidak berani menentukan target? Bukankah itu tujuan yang akan kita kejar? Malu bermimpi? Bukankah itu yang membuat kita bersemangat dalam hidup?

Kalau kita gak punya target artinya kita gak punya tujuan doong… Lalu bagaimana kita akan menentukan peta menuju keberhasilan kita? Apakah bisa kita jalankan bisnis ini dengan meraba-raba?

Kalau kita nggak sharing mimpi ke jaringan, bagaimana kita bisa mendapatkan orang-orang yang punya impian yang sama dengan kita? Bagaimana juga kita tau mimpi mereka kalau kita gak pernah  bertanya? Hayooo… kalau kita bertanya pasti siap-siap ditanya balik kan? Kalau kita malu mengungkapkan impian kita tentunya kita gak berani
nanya juga kan? Bagaimana kita bisa dapatkan core team kita?

Pernah naik taksi? Saat kita sudah menghentikan taksi tentunya sopir taksi akan bertanya,”Mau ke mana Pak/Bu/ Mbak?” Gak mungkin kan kita gak tahu kita akan ke mana? Masak kita mau jawab, “Muter-muter aja Pak”. Sang sopir pasti akan tetep ngejar kita dong dengan pertanyaan, “Muter-muter ke mana?”

Itulah sebenarnya gambaran kita di dalam menjalankan bisnis ini. Kalau kita gak tahu target kita apa, pasti kita gak bisa membuat peta perjalanan suksesnya.
Contoh mau jadi SM bulan Agustus, maka petanya adalah:
– C2 Feb –> konsultan 3%
– C3 Mar –> konsultan 6%
– C4 April –> konsultan 9%
– C5 Mei –> Manager 12%
– C6 Juni –> Manager 15%
– C7 Juli –> Manager 18%
– C8 Ags –> Senior Manager

Kalau kita tidak bertarget dan tidak punya impian, maka kerja kita cenderung asal-asalan dan gampang bertoleransi.
Misal: malam ini, mau bikin email ke semua prospek. Tapi tiba-tiba kantuk menyerang. Kita akan mudah sekali mengijinkan, gapapa lah semalam ini. Aku kerjain besok aja. Nah..jadilah kita tidur tanpa menyetel alarm untuk bangun lagi di tengah malam.
Tiba saatnya bulan Agustus, kita masih muter2 di level 3-6% deeh.

Lain halnya kalau di awal kita sudah menentukan target dan menetapkan jalan mana saja yang mau kita lalui. Kita akan lebih teguh dalam memegang komitmen tuk sukses.
Kita sudah berusaha mati-matian namun Allah menentukan lain? Bisa jadi kita gagal SM di bulan Agustus tapi kita sudah manager. Terasa dan terlihat bedanya kaan?

Jadi…yuuk beranikan diri untuk menentukan target. Jangan lupa bikin target yang spesifik, bisa diukur dan dicapai, realistis dan terjadwal.

Ikuti/suka/bagikan
RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
SHARE
LinkedIn
Instagram

One thought on “Takut Menentukan Target?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *