SAVEDAFFA – Jika Tiba Saatnya Nanti Ikhlaskah Saya?

Hari ini, saat blogwalking, tanpa sengaja saya terdampar di web Berbagi Itu Indah. Menangis hati saya, di saat saya selalu ingin melupakan April dengan segala kenangan Kakak, saya dipertemukan dengan seorang ibu yang menemani putranya berjuang melawan leukemia.

Selalu saja hati kecil saya ingin berkenalan dengan bunda, mama, perempuan spesial dengan anak-anak spesial. Pertemuan yang hampir sama, di bulan April juga, 2 tahun lalu dengan Mama Fajrul. Benar-benar seperti memang direncanakan Allah untuk kami berkenalan. Kakak meninggal 3 April 2008. Saya kenal mbak Dian dengan Fajrul dan Craniopharyngioma-nya 8 April 2010 via milis Sehat. Dan hari ini, 10 April 2012, saya bertemu via dunia maya juga, dengan mbak Yuni dan Daffa, seorang anak 6 tahun, yang berjuang dengan Leukemia-nya.

Ini SMS-an saya dengan mbak Yuni yang sedang menungguin Daffa yang lagi drop di RS. Hasan Sadikin, Bandung:

A (Amy): Daffa leukemia, tapi mengapa dioperasi kepala juga?

Y (Yuni): Daffa dioperasi karena pendarahan di otak. Jadi sudah 4 kali operasinya. Craniotomy sama bongkar pasang VP Shunt karena hydrocephalus.

A: Kenapa VP shunt bongkar pasang ya mbak, garusnya kan bisa bongkar lagi saat dewasa. Itupun tinggal nyambung dari pencernaan. Itu yang saya tahu waktu anak saya dulu dipasang vp shunt.
Saya juga punya teman anaknya kena tumor cranio, dipasang vp shunt baik-baik saja.

Y: Waktu itu HB 6, leukosit 900, tromobosit 36.000 mbak. Pendarahan di mana-mana, kejang, Dafa tu sempat gagu sama gak bisa melihat mbak πŸ™
Udah setahun kemo membaik. Awal Januari kemarin kejang lagi, gak bisa lihat, gagal nafas. Tapi alhamdulillaah masih bertahan sampai sekarang mbak.
VP-shunt pertamanya pasang di kanan, dibongkar karena infeksi, terus nerobos ke usus mbak. Waktu itu lagi drop banget, jadi daya tahan tubuh tuh gak ada mbak. Trus dioperasi lagi sekarang pindah ke kiri.

Bunda Daffa alias mbak Yuni ini ingin sekali bikin buku tentang leukemia, tapi katanya gak bisa nulis. Saya sarankan ditulis saja, mengalir kalau pas ide datang.
Tapi siapa tau ada pembaca blog ini yang bisa membantu beliau menuliskan sharingnya dalam sebuah buku. Insya Allah bermanfaat bagi banyak orang.

Oh ya kembali ke Daffaa, bagi sahabat yang tergerak hatinya untuk membantu, dapat menyalurkan dana langsung ke:
BCA 0384224551 a.n. Yuni Liviana, telpon 085795151676

Atau dapat dititipkan melalui rekening bersama Berbagi Itu Indah:
BCA 6030794808 an Dewi Intan Ockriany info: 087888959875

Silahkan langsung meluncur ke web Berbagi Itu Indah di sini.

Di akhir perbincangan kami via SMS, beliau menuliskan,”Pertanyaan saya juga selalu, jika tiba saatnya nanti saya bisa ikhlas gak ya mbak?”

Jangan berpikir macam-macam, hadapi dan berjuang untuk saat ini ya mbak… Ikhlas itu bagi saya tadinya memang terpaksa. Lama-lama setelah kita melihat dunia luar dan bisa lebih bersyukur, baru ikhlas pelan-pelan datang.

Entah mengapa hati ini sesak lagi rasanya..hiks. Semoga para orang tua spesial yang dianugerahi anak spesial, selalu mendapatkan kekuatan dan keihlasan berlipat ganda dari Allah SWT, aamiin.

 

Ikuti/suka/bagikan
RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
SHARE
LinkedIn
Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *