Tutup Karir? Jangan Dong…

UntitledBerkaca-kaca dan menangis pagi ini membaca postingan salah satu teman dunia maya, judulnya “Tutup Karir”. Entah apa yang saya rasakan. Cemburu? Ikut senang? Yang jelas sih ikut senang dan mendoakan supaya jalan rejeki yang baru membawa berkah dan manfaat.
Saya adalah silent reader blog mbak De ini. Seorang ibu bekerja yang meniti karir dari bawah, dari Teknisi hingga General Manager. Enjoy, mencintai pekerjaan dan punya passion di bidang yang digelutinya. Sosok ibu bekerja yang juga tetap bisa happy dengan keluarganya. Meski saya tidak sesering mbak De dalam berpindah perusahaan menggapai karir, namun kegairahan dan semangat saat “invited by other … Selanjutnya