All posts by Amalia Sekar

Selamat Jalan Dzik…

Dzik, bocah laki-laki itu akhirnya menyerah terhadap tumor yang menyerang otaknya. Allah  memanggilnya pulang  jam 4 dini hari tadi.
Saya sendiri tidak pernah bertemu langsung dengan Dzik. Saya dan Mamanya berkenalan via BBM, dipertemukan oleh Dian Mama Fajrul. Sesama bunda dengan anak-anak terpilih, menyandang tumor otak. Jarak memisahkan kami, sehingga hanya sempat diskusi dan sharing via BBM.
Kontak terakhir dengan Mama Dzik 2 minggu lalu, saat dirawat di Siloam, dan dijadwalkan MRI besok paginya. Tiada mengira Dzik akan pergi, karena kondisinya membaik beberapa bulan terakhir.
Selamat jalan Dzikri Ananta, pejuang kecil tumor otak
Berbahagialah bermain di tempat barumu dengan tiada … Selanjutnya

Raihlah Setiap Kesempatan

Setiap pencapaian besar diraih melalui ribuan langkah kecil
Orang-orang yang berpikir bahwa mereka terlalu hebat untuk melakukan hal-hal kecil, adalah orang-orang yang mungkin terlalu kecil untuk diminta melakukan hal-hal besar.

Langkah-langkah kecil jika dilakukan dapat membuat sebuah perbedaan besar.
Di dalam sebuah kesempatan kecil biasanya terdapat sebuah kesempatan yang besar.

Anda tidak akan pernah melakukan hal-hal besar jika tidak dapat melakukan hal-hal kecil dengan cara yang besar.
Mulai sekarang, pandanglah setiap kesempatan kecil yang datang dalam hidup Anda sebagai keuntungan besar. Dan pastikan Anda mengambil keuntungan dari kesempatan itu!

Hal penting lainnya adalah
mempersiapkan diri Anda untuk meraih kesempatan-kesempatan itu.… Selanjutnya

Bersyukur (Dalam Sawang Sinawang)

Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur hujan. Tiba-tiba lewat sebuah motor di depan mereka. Berkatalah petani kepada istrinya, “Lihat­ bu, betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu meski mereka kehujanan, tapi mereka bisa cepat sampai di rumah tidak seperti kita yang harus lelah berjalan dan basah kuyup untuk sampai ke rumah.”

Sementara itu pengendara motor dan istrinya yang sedang berboncengan di tengah derasnya hujan melihat sebuah mobil pick up lewat di depan mereka. Pengendara motor itu berkata kepada istrinya, “Lihat bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu, mereka tidak perlu kehujanan … Selanjutnya

Ruang Rindu Untuk Kakak

Sudah bulan Ramadhan lagi. Ini bulan puasa ke lima tanpa Kakak. Makin banyak hal yang wajib disyukuri, namun tidak melepas kerinduan pada sosok gadis kecil periang saya, yang Insya Allah sudah bahagia di surga-Nya.
Pagi ini di mobil yang membawa saya ke kantor, mengalun lagunya Letto, “Ruang Rindu”. Lagu ini dulu jadi sound track salah satu sinetron-nya Dude Herlino yang kadang-kadang menemani saya dan Kakak di tempat tidur. Selalu tak sanggup mendengarkan lagu ini lagi sepeninggal Kakak. Tapi pagi ini, sengaja memaksakan hati untuk bertahan seberapa lama saya bisa. Alhamdulillaah..setengah lagu bisa saya dengarkan, namun tiba-tiba terasa kerinduan … Selanjutnya

Selamat Jalan Daffaa…

Lepas maghrib saya terima SMS, “Semua ikhtiar sudah maksimal, tapi Alloh lebih sayang Daffaa…”
Meski hanya kenal via SMS, bahkan telpon-telponan pun belum pernah, tapi entah bagaimana, saya dan suami merasakan keterikatan mendalam dengan Daffaa’.

Selamat jalan Daffaa’….
Buat mbak Yuni, orang tua Daffaa’, semoga segala ikhtiar, kesabaran, dan keikhlasan menjadi berkah dan mengantarkan menuju surga Allah kelak.
Aamiin.

Buat para pembaca, sahabat, saudara dan teman yang pernah membantu Daffaa via #SafeDaffa, terima kasih tak terhingga, semoga Allah melipatgandakan kebaikan tersebut. Aamiin.… Selanjutnya