Category Archives: Renungan

Semoga Tetap Ikhlas

Membaca cerita di bawah ini membuat saya teringat akan Kakak. Sekilas mengelibat dalam pikiran saya, bahwa saya dulu salah berdoa, waktu dokter menyatakan hanya Tuhan yang tahu kapan kondisi Kakak akan berakhir, saya n suami pasrah berdoa memohonkan yang terbaik buat bunga hati kami. Meskipun di awal sakit Kakak hingga malam diambilnya Kakak, saya ngotot memohon mukjizat kesembuhan anak kami kepada-Nya. Suami saya mengaktifkan kebiasaannya berderma dalam bertaqarrub kepada Allah. Namun beberapa jam menjelang kepergian … Selanjutnya

Wujud Cinta

Saya posting artikel ini karena banyak kemiripan deh dengan saya. Soal komputer yang sering kacau (maklum gaptek), nggak hapal jalan alias disorientasi, n PMS (Pre Menstrual Syndrome.. dulu tapi, he..he..). So buat my dear husband kalopun terdampar baca ini, jangan termehek-mehek ya… Love u much…
___________________________________________________________________________
Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.
Tiga tahun … Selanjutnya

Ketika Allah Berkata Tidak

Ketika manusia berdo’a, “Ya Allah ambillah kesombonganku dariku.”
Allah berkata, “Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.”

Ketika manusia berdo’a, “Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat.”
Allah berkata, “Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.”

Ketika manusia berdo’a, “Ya Allah beri aku kesabaran.”
Allah berkata, “Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan, tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.”

Ketika manusia berdo’a, “Ya Allah beri aku kebahagiaan.”
Allah berkata, “Tidak. Kuberi … Selanjutnya

Surat Buat Mama

(Teruntuk semua perempuan yang tengah berjuang mendapatkan kebebasan waktu dan kebebasan finansialnya… Selamat Berjuang.. Sukses Selalu…)

Mamaku sayang, aku mau cerita sama mama. Tapi ceritanya pake surat ya.
Kan, mama sibuk, capek, pulang udah malem.
Kalo aku banyak ngomong nanti mama marah kayak kemarin itu, aku jadinya takut dan nangis.
Kalo pake surat kan mama bisa sambil tiduran bacanya.
Kalo ngga sempet baca malem ini bisa disimpen sampe besok, pokoknya bisa dibaca kapan aja deh.  … Selanjutnya

Why and Because…

Mengapa Aku Diuji?
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan; “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” -QS. Al-Ankabut:2-3-

Mengapa Tak Kudapatkan Yang Aku Inginkan?
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang … Selanjutnya