Memantaskan Diri Dijemput di Pintu Surga

Kehilangan anak tercinta memang pilu, tapi selalu ada berkah di balik setiap peristiwa.
Asalkan kita mampu menyikapinya secara bijak, penuh kesabaran dan keikhlasan.

 ”Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’un”
Sesungguhnya kita ini adalah milik Allah, dan pasti kita akan kembali kepada pemilik kita, Allah Ta’ala

Buat para orang tua yang memiliki anak yang meninggal sebelum baligh, kematian tersebut bisa menjadi berkah dan mengantarkan kita menuju surga Allah.
Bagaimana caranya?

1. Sabar dan iklas menerima kepergian sang anak, tidak meratapi kepergiannya secara berlebihan.

2. Sadar dan memuja Allah, mengucapkan kalimat istirja (innaa lillahi wainnailillaihi roojiun) dan merenungi kandungan maknanya. Kita, anak … Selanjutnya

ODOJ, OneDayOneJuz, Untuk Seorang Saya

Gambar dari group ODOJ
Gambar dari group ODOJ

Bermula dari status teman di Facebook kurang lebih seperti ini:
“Kerja 7 jam sehari. Makan lebih dari 2 jam sehari. Kumpul-kumpul teman bisa 3 jam seharian. Masa ngaji 1 juz sehari yang mungkin hanya 2 jam, tidak bisa?
Ayo ikut membaca One Day One Juz…. “

Tiba-tiba, ujug-ujug, mak jegagig…. 😀 seperti dibimbing untuk inbox ke dia dan langsung mendaftar group ODOJ (One Day One Juz) hari itu juga.
Entah mengapa saya kok maunya ikut, lha wong sebelumnya waktu 24 jam sehari saja tiada cukup. Dari pagi buta sudah rempong kerjaan rumah tangga, lanjut ngantor di … Selanjutnya

My passion, syukur